Senin, 17 Juni 2013

Satu Lagi Putra Terbaik Bangsa Berprestasi Di Old Trafford Manchester United


Selasa, 01 Januari 2013
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Satu Lagi Putra Terbaik Bangsa Berprestasi Di Old Trafford Manchester United . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Satu Lagi Putra Terbaik Bangsa Berprestasi Di Old Trafford Manchester United



Jack Alan Brown, bocah 11 tahun berdarah Indonesia - Inggris yang meraih penghargaan juara World Skills Final 2012 MU Soccer Schools saat wawancara di Jakarta, Senin (31/12/2012). World Skills Final 2012 MU Soccer Schools diikuti sekitar 30 anak berumur antara 10 sampai 16 tahun dari 25 negara.

Satu lagi putra terbaik bangsa menyabet prestasi membanggakan dalam bidang sepak bola di kancah dunia. Adalah Jack Brown, seorang anak berusia 11 tahun keturunan Indonesia-Inggris yang baru saja menyabet gelar penghargaan "The World Final Skill Test 2012 MU Soccer School" sebagai siswa terbaik di Akademi Setan Merah tersebut.

Meski usianya relatif terbilang muda, Jack mampu membuat para juri dan konsestan lain terkesan dengan kemampuannya mengolah bola saat mengikuti kejuaraan MUSS di Old Trafford, Manchester. Di stadion kebesaran kota Manchester itu, ia berhasil menjadi yang terbaik dengan menyisihkan 30 anak pemenang dari babak kualifikasi yang digelar di 25 negara.

Awal keikutsertaan Jack bermula ketika kedua orangtuanya, Indah Brown dan Lance Brown mengikutsertakannya dan sang kakak, George Brown, di summer camp MUSS Singapore pada Juli 2012. Pemusatan latihan akademi itu sendiri sempat diadakan di Senayan, Jakarta, dengan jumlah peserta mencapai 250 anak yang berusia antara enam tahun sampai 16 tahun.

Di Jakarta, Jack mendapat poin 600, yang merupakan ranking tertinggi dalam ajang tersebut. Walhasil, ia pun langsung menuju Old Trafford untuk mengikuti babak final dan tidak perlu mengikuti babak penyisihan di Singapura bersama enam pemenang dari Jakarta lainnya.

Salah satu hal menarik ketika Jack dinobatkan sebagai pemenang penghargaan tersebut adalah ketika dia ditanya mengenai asalnya oleh pelatih MU, Sir Alex Ferguson. Dengan polos, penggemar Wayne Rooney itu pun mengatakan, bahwa dirinya berasal dari Indonesia.

"Itu dia ucapkan di depan 30 konsestan lainnya. Saat menerima piala, pembawa acara kemudian menyebut bahwa pemenang The World Final Skill Test 2012 MU Soccer School adalah Jack yang berasal dari Indonesia. Sekitar 70 ribu penonton yang berada di Old Trafford pun langsung bersorak. Ini sangat membanggakan bagi kami," ujar Indah Brown saat berbicang dengan Kompas.com di Jakarta, Senin (31/12/2012).

Seolah, Merah Putih pun berkibar di Old Trafford. Dan, sang pengibar itu adalah bcah 11 tahun bernama Jack Brown tersebut.

Bakat bola
Lahir di Jakarta, 2 November 2001, sepak bola telah lekat dalam kehidupan Jack sejak kecil. Ia memulai karier sepak bolanya pada usia enam tahun saat didaftarkan kedua orangtuanya ke Akademi Sepak Bola Arsenal dan MU di Dubai. Di kedua akademi tersebut, pemain yang berposisi sebagai striker ini berlatih selama enam hari dalam seminggu untuk mengasah kemampuannya.

Selain di akademi sepak bola, Jack juga sering menyempatkan berlatih di halaman rumahnya bersama sang kakak. Tak jarang juga, ia menggunakan waktu luangnya untuk membaca sejumlah koleksi buku autobiografi para penggawa Setan Merah yang dibelikan oleh kedua orang tuanya.

"Aku sudah selesai membawa buku Wayne Rooney dan Paul Scholes. Aku punya juga buku Ryan Giggs, tetapi belum sempat aku baca," ujar Jack.

Atas usahanya menekuni sepak bola, karier sepak bola Jack pun bisa terbilang istimewa. Ia dua terpilih sebagai Best Player of the Year of Sony Turnament 2010 dan 2012 lalu Dubai English Speaking School Tournament 2011 dan 2012. Selain itu, ia juga didaulat menjadi The Best Midfielder 2012 di IFA Tournamen.

Jack mengaku, sangat senang bisa meraih sejumlah prestasi tersebut. Apalagi, ia bisa bersalaman dengan Ferguson dan sejumlah pemain inti MU, termasuk Rooney yang menjadi idolanya. "Ini adalah momen terbaik dalam hidupku. Aku sangat senang sekali bertemu dan bersalaman dengan mereka," katanya.

Di kejuaraan itu, Jack mengalahkan pesaingnya yang usianya rata-rata lebih tua. Bahkan, ia berhasil mengalahkan wakil dari Inggris, Alex, yang merupakan juara bertahan The World Final Skill Test MU Soccer School. "Jack menang tahun dengan dengan skor tertinggi selama tiga tahun terakhir. Dulu David Beckham juga ikut kejuaraan ini saat usianya 10 tahun dan hanya mendapatkan juara tiga," tambah sang ibunda, Indah.

Indonesia
Saat ini, Jack memang sedang diproyeksikan menjadi pemain sepak bola handal oleh kedua orang tuanya. Meski bercita-cita untuk menjadi bagian dari skuad MU dan Inggris, Jack tidak memungkiri suatu saat nanti dirinya juga akan bisa membela tim nasional Indonesia.

"Insya Allah, aku harap bisa begitu (membela timnas Indonesia)," kata Jack yang cukup fasih berbahasa Indonesia ini.

Jack sendiri mengetahui sejumlah pemain anyar skuad Garuda seperti Andik Vermansah, Irfan Bachdim, Cristian Gonzales, dan Markus Horizon. Ia mengaku beberapa kali melihat pemain nasional idolanya tersebut saat bertanding membela nama Indonesia dalam sejumlah turnamen Asia di televisi.

Setelah lulus sekolah tingkat dasar, Jack sendiri berencana akan melanjutkan pendidikannya di Inggris karena mendapat beasiswa dari sekolahnya di Dubai. Di negeri sepak bola tertua itu, penggemar Rooney tersebut berencana akan kembali masuk ke akademi sepak bola untuk mengasah kemampuannya demi mencapai cita-citanya tersebut.

Biodata Jack
Nama Lengkap: Jack Alan Brown.
Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 2 November 2001
Orang Tua: Lance Brownd dan Indah Brown.
Kakak: George Brown.
Hobi: Sepak bola, rugby, renang.
Sekolah: Jumeirah Primary School (Tingkat 6)
Prestasi: The World Final Skill Test MU Soccer School 2012, Football Tournament Dubai English Speaking School (2011 dan 2011), Best Player of the Year of Sony Turnament (2010 dan 2012), The Best Midfielder IFA Tournamen (2011).

Sumber : http://anehcuy.blogspot.com/2013/01/satu-lagi-putra-terbaik-bangsa.html#ixzz2WOumR1jl

Kisah Nyata: Menikah Dengan Jin Muslimah Cantik


Selasa, 30 Oktober 2012
AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Kisah Nyata: Menikah Dengan Jin Muslimah Cantik. Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Kisah Nyata: Menikah Dengan Jin Muslimah Cantik


Ini kisah nyata dialami seorang manusia. Tentu penulis tidak akan menyebutkan namanya (rahasia perusahaan dong!). Sebutlah namanya Ahmad. Ia seorang yang istimewa. Mudah keluar air matanya bila mengingat Allah dan merasakan hal-hal yang menyentuh hatinya, sering basah matanya dalam shalatnya, sudah tidak mencintai dunia (uang, materi dan selera).

Bila pun punya uang, selalu bukan buat dirinya, tapi untuk orang lain yang lebih memerlukannnya. Hatinya bersih. Kuat tidak tidur dan tidak makan berhari-hari.

Tidak takut oleh manusia, siapapun, bila menyangkut kebenaran yang ia bela. Ia orang yang tauhidnya terjaga dan sangat dekat dengan Allah SWT melebihi kaum Muslimin umumnya. Ia seorang mukasyafah sehingga biasa berdialog dengan ruh mursyidnya yang sudah meninggal. Tentu, kemampuannya luar biasa. Ia orang yang sudah sangat spiritual. Dalam cerita ini, semua nama yang saya sebutkan, bukan nama aslinya.

Ahmad sahabat saya ini, sudah hampir setahun, sejak mengalami kasyaf (tersibaknya alam ruhani atau tabir spiritual) biasa berdialog dengan gurunya bernama Syekh Habib Syarwani, yang sudah wafat 10 tahun yang lalu. 


Syekh Habib semasa hidupnya adalah seorang ulama hikmah, dikenal sebagai guru spiritual, seorang mukasyafah, seorang penasehat agama dan kebenaran yang terpercaya. Syekh Habib dipercaya sebagai wali dengan kehebatan karomah-keromahnya. Ia tidak mau meramal-ramal seperti dukun atau ahli hikmah lainnya. Tauhidnya lurus kepada Allah SWT. Semua kalangan dari orang biasa hingga orang-orang pentingnya mengakuinya sebagai guru, penasehat yang tajam, lurus dan menyentuh. Syekh Habib memiliki ilmu hikmah yang luar biasa.

Sejak Ahmad menjadi kasyaf, ruh gurunya terus membimbing hidupnya secara ruhani. Menurut Ahmad, suatu malam, ruh gurunya didampingi beberapa muridnya di alam sana, menawarinya sesuatu: “Ahmad, ini ada Jin Muslim diantara kita, namanya Syekh Maulawi. Ia berumur 400 tahun. Ia mempunyai putri namanya Fatimah, umurnya 200 tahun. Fatimah masih gadis. Syekh Maulawi tertarik padamu, pada keshalehanmu dan kekuatanmu dalam memeluk agama. Kami semua disini menawarkan padamu untuk menikahi Fatimah binti Maulawi. Bagaimana pendapatmu? Silahkan fikirkan dan pertimbangkan.”

Tentu Ahmad kaget luar biasa. “Menikah dengan jin?” Tidak pernah terbayang sedikitpun sebagai murid Syekh Habib Syarwani kemudian akan dinikahkan dengan jin. Ini sangat mengagetkan dan sama sekali baru mengalami tawaran seperti ini. 


Mendengar pun, pernikahan antar manusia dan jin, belum pernah. Mau menolak, ia sangat takzim pada Syekh sebagai gurunya lahir batin sejak hidupnya. Menyatakan mau juga tidak terbayang bagaimana jadinya dan nantinya. Dalam kebingungannya, ia mendesah:
“Menurut Syekh bagaimana?”
“Ini hanya tawaran. Bersedia syukur, tidak pun tidak apa-apa.”
“Menurut Islam bagaimana? Saya kan manusia.” Tanya Ahmad lagi ingin tahu bagaimana dari sudut hukum agama.
“Tidak ada larangan.” Jawab gurunya kalem.

Pikiran Ahmad masih terus diliputi kebingungan. Selama berbulan-bulan sejak ia bisa berdialog dengan gurunya tersebut secara ruhani, Ahmad sudah terbiasa melihat jin. Oleh jin-jin kafir yang buruk rupa, yang wajahnya semrawut, tidak beraturan, sering sekali menggoda perjalanannya agar niatnya menemui dan berguru kepada Syekh Syarwani mundur, batal dan tidak jadi. Ini adalah ujian beratnya. Ia harus mengalahkan godaan-godaan makhlus halus itu. Awalnya, kaget luar biasa dan sangat takut ketika ia mampu melihat sosok jin-jin itu. 


Ada yang menertawakan perjalannya sambil bergelantungan di sebuah pohon di tengah malam, ada yang menghalangi jalan kakinya, ada yang menumpangi motor yang dikendarainya di jok belakang, ada yang menebarkan bau busuk, ada yang menyerupai wanita cantik dan telanjang bulat mengajaknya bersetubuh, ada yang menirukan suara ibunya atau istrinya memanggil-manggilnya ketika sedang berjalan. Semua itu terjadi antara jam 11.30 malam hingga jam 04.00 subuh ketika ia sering berjalan kaki ke sebuah tempat pertemuan dengan gurunya.

Lama-kelamaan matanya jadi biasa dan tidak kaget melihat jin-jin penggoda itu. Mereka selalu muncul setiap malam di tengah perjalanan ketika Ahmad menemui gurunya di tempat tersebut. Mereka menggoda dan menakut-nakutinya. 


Oleh keyakinannya kepada Allah, Ahmad tidak takut bahkan semakin berani mengusirnya dan bahkan sering menantangnya untuk tarung karena kesal. Kebanyakan jin-jin penggoda itu kabur, mangpret, ngacir ketakutan setelah dibacakan ayat-ayat Qur’an seperti ayat kursi. Tetapi, bukan hanya jin kafir yang buruk-buruk rupa itu yang dia lihat. Sering juga jin-jin Muslim menyapanya. Mereka ini sosoknya lain. 

Tubuhnya ada yang wangi, bersih, tampan dan cantik, tapi ukurannya tinggi-tinggi dan besar-besar. Umurnya ratusan tahun. Ada yang sedang memegang tasbih berdzikir kepada Allah, ada yang sedang khusyu beribadah dan sebagainya. Melihat mereka, Ahmad sudah biasa. Tetapi, ditawari menikahi dengan jin yang berbeda jasad, beda dunia, beda alam, sama sekali tidak terbayangkan olehnya.

Akhirnya bakti dan hormat pada gurunya mengalahkan keraguan dirinya. Bagi Ahmad, Syekh Habib Syawani di alam ruh, atas izin Allah, masih mengajarkan ilmu dan telah membukakan kasyafnya, yang membuatnya bisa melihat dan berdialog langsung dengannya. Ahmad akhirnya menyatakan siap dengan hati bulat, ikhlas dan pasrah. Singkat cerita, proses pernikahan pun dilangsungkan. 


Disaksikan gurunya dan ruh-ruh yang hadir, dengan suasana sangat khidmat, Ahmad dinikahkan dengan Fatimah binti Maulawi, seorang gadis jin Muslimah, berumur 200 tahun. Mas kawinnya, cukup hanya membaca surat Al-Fatihah. Mertuanya bernama Syekh Maulawi adalah jin yang sangat dihormati di kalangan jin Muslim di alamnya. Resmilah mereka sebagai pasangan suami istri.

Bagaimana gambaran dan kesan Ahmad tentang Fatimah, istrinya di alam jin itu? Ia menceritakannya kepada saya. “Ia memakai kerudung dan masya Allah cantiknya luar biasa. Tubuhnya harum. Tingginya sekitar 4 meter. Setelah nikah, saya memangilnya ummi, dia memanggil abi. Sikapnya tawadhu luar biasa kepada suami, bahasanya santun, sifatnya halus dan kecantikannya belum pernah saya lihat pada manusia. Saya belum pernah melihat wajah secantik itu.”

Beberapa hari dari itu, Ahmad bercerita tentang bulan madunya. Walaupun tinggi Fatimah sekitar 4 meter, tapi ketika berfungsi sebagai istri dan menemui suaminya, ia merubah ukurannya menjadi ukuran manusia biasa, normal. Suatu saat, Ahmad memulai ceritanya, ia diajak Fatimah berjalan-jalan, berkeliling ke alamnya. Alam jin tidak jauh berbeda dengan alam manusia. Ada pengajian, ada sekolah, kampus, masjid dan bangunan-bangunan lain. Sama dengan manusia, mereka memiliki peradaban. Tapi, itu peradaban jin. Bedanya, bentuknya aneh-aneh, berbeda dengan di alam manusia. Ahmad sangat sadar alias bukan mimpi. Selama berkeliling, perasaannya dipenuhi aneh dan aneh, takjub dan takjub, heran dan heran atas apa yang dialaminya di alam yang berbeda. 


Akhirnya ia tiba di sebuah rumah, tentu rumahnya Fatimah. Tinggi, luas, bentuknya aneh, tidak seperti rumah yang ada di alam manusia. Kamar Fatimah harum dan bersih. “Barang-barang” tertata rapih. Di atas tempat tidur, mereka ngobrol dan bercumbu. Selain sangat cantik, tubuh Fatimah tercium harum dan bercahaya. Maklum ia jin yang taat ibadah. Singkatnya, aneh juga, Ahmad merasakan kepuasan persis seperti dengan manusia, bahkan lebih. Kata Ahmad, Fatimah tidak akan pernah hamil. Persenggamaan jin dan manusia tidak akan mengasilkan kehamilan, karena perbedaan zat makhluk. Manusia fisik, jin non fisik alias makhluk ghaib.

Sejak itu, kata Ahmad, Fatimah selalu datang dimana Ahmad memerlukannya. Ngobrol berdua dengan penuh santun dan etika sebagai istri yang shaleh, sun tangan, menunduk dan tidak pernah bersuara keras. Saling mengingatkan beribadah kepada Allah. Saling menasehati untuk sabar dalam menghadapi masalah masing-masing. Tidak ada suasana sedikit pun dari Fatimah mendominasi Ahmad dari istri aslinya yang manusia, yaitu istri pertamanya. 


Bahkan, dalam banyak kesempatan, Fatimah selalu mendorong Ahmad untuk harmonis dengan istrinya dan anak-anaknya, menyayangi dan memperhatikan keluarga. Kehadiran Fatimah, tidak sedikitpun menggangu keberadaan keluarga Ahmad karena tidak ada nafkah yang harus dikeluarkan, tidak ada waktu yang terambil. Nafkahnya paling do’a. Perhatiannya bukan bentuk fisik, tapi ruhani. Kemana Ahmad pergi, Fatimah bisa dipanggil dan datang, atau ia yang datang sendiri. Makanan Fatimah sebagai jin Muslim dan makhluk adalah saripati-saripati makanan. Pernikahan itu kini sudah berumur dua tahun lebih. 

Hingga sekarang tetap saja rukun dan damai. Ahmad merasa sangat bahagia, demikian juga Fatimah. Kepada istri pertamanya, Ahmad tidak pernah menceritakan peristiwa poligaminya ini karena tidak perlu dan tidak akan dimengertinya. Toh keluarga tidak terganggu sedikitpun. Ahmad dan Fatimah hingga saat ini, keduanya adalah murid Syekh Habib yang sampai sekarang sering hadir dalam pengajian yang berisi nasehat-nasehat gurunya tersebut, tentu pengajian secara ruhani, yang orang awam seperti kita tidak bisa melakukannya.

Penutup
Demikianlah, menikah dengan jin bisa terjadi, tapi bukan syari’at dan tidak dianjurkan oleh agama. Tidak perlu dicontoh, apalagi menikahnya dengan tujuan-tujuan sesat seperti dilakukan sebagian orang yang menginginkan kekayaan, kesaktian, kekebalan dll. Ahmad maupun Fatimah dalam peristiwa di atas, keduanya tidak menginginkan, merencanakan dan membayangkannya sama sekali. Ahmad bersedia karena ditawari gurunya, Fatimah karena tawaran Bapaknya, Syekh Habib Maulawi. Pernikahan mereka dilandasi agama dan tauhid kepada Allah SWT. Tidak ada kemusyrikan didalamnya, tidak atas dasar lain-lain. Itu takdir saja dari Allah SWT. Tanpa izin-Nya, segala sesuatu tidak akan terjadi

Sumber : http://anehcuy.blogspot.com/2012/10/kisah-nyata-menikah-dengan-jin-muslimah.html#ixzz2WOts6A6o

Peringatan ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA sangat relevan dalam ALQUR'AN

Bismillahi Rahmanirrahim..
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih, Lagi Maha Penyayang..

"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa kepada-Nya, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan Islam".(QS. Ali Imran : 102).

“Wahai manusia beribadahlah kalian kepada Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dan orang-orang sebelum kalian, agar kalian bertaqwa. (Qs Al Baqoroh: 21).

Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta ta'atlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. (QS.At-Taghabun 64 : 16).

Kami tiada membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka tidak dianiaya. (QS. Al-mu'minun 23 : 62).

Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) Biarlah ia kafir". (QS. al-kahfi ayat 29).

Shadaqallahul 'adzim..
Maha Benar Allah Dengan Segala Firmannya..